
Melihat Track Record Kak Wari Selama Menjadi Bupati Lahat
Pemilihan umum kepala darah telah di depan mata, tepatnya pada tahun 2018 mendatang akan dilaksanakan Pilkada secara serentak di Indonesia, salah satu daerah yang akan menghelat Pilkada ialah daerah Sumatra selatan. Saat ini Gubernur Sumsel dipegang oleh Alex Noerdin yang sudah menjabat selama dua periode. Maka sudah bisa dipastikan bahwa Alex Noerdin tidak akan mungkin bisa maju mengikuti pemilihan lagi. ada beberapa bakal calon yang sudah bermunculan untuk mengemban amanah rakyat itu, salah satu yang paling santer diberitakan ialah Kak Wari yang saat ini masih menjabat sebagai Bupati Lahat Sumatera Selatan periode 2013-2018, saat ini Aswari telah menjabat sebagai Bupati Lahat selama dua periode.
Mengamati dan melihat track record Kak Wari selama menjadi bupati lahat Sumatera Selatan
Aswari bukanlah nama baru di Sumatera selatan, selama dua periode beliau telah memimpin suatu wilayah di Sumatera selatan yaitu Kabupaten Lahat. Beliau telah memimpin Kabupaten Lahat selama dua periode, dan sekarang masih memimpin Lahat sampai dengan tahun 2018 mendatang. Untuk urusan karier politik, Kak Wari ini pada mulanya tercatat sebagai kader partai golongan Karya, dengan jabatan yang cukup prestige yaitu bendahara DPD Sumatera selatan. Namun, pada tahun 2014 beliau keluar dari Golkar dan masuk ke partai Gerinda pimpinan Prabowo Subianto. Saat ini telah muncul berita bahwa Aswari akan maju menjadi bakal calon gubernur Sumatera Selatan menggantikan Alex Noerdin.
Melihat peluang Kak Wari menang menjadi gubernur Sumatera Selatan
Pada intinya semua bakal calon pasti memiliki peluang untuk menang menjadi Gubernur Sumatera Selatan, yang menjadi persoalan ialah seberapa besar peluang itu dimiliki oleh masing-masing pasangan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan salah satu yang cukup penting ialah partai pengusung, jika bakal calon tersebut diusung oleh partai besar dan bonafit tentu peluangnya akan menjadi lebih besar, walaupun tidak hanya sebatas pada partai pengusung saja, melainkan kapabilitas, popularitas, dan kemampuan dari pasangan itu juga ikut berperan besar untuk menentukan peluang memenangkan Pilkada pada tahun 2012 nanti.
http://ift.tt/2a5sthP
Pemilihan umum kepala darah telah di depan mata, tepatnya pada tahun 2018 mendatang akan dilaksanakan Pilkada secara serentak di Indonesia, salah satu daerah yang akan menghelat Pilkada ialah daerah Sumatra selatan. Saat ini Gubernur Sumsel dipegang oleh Alex Noerdin yang sudah menjabat selama dua periode. Maka sudah bisa dipastikan bahwa Alex Noerdin tidak akan mungkin bisa maju mengikuti pemilihan lagi. ada beberapa bakal calon yang sudah bermunculan untuk mengemban amanah rakyat itu, salah satu yang paling santer diberitakan ialah Kak Wari yang saat ini masih menjabat sebagai Bupati Lahat Sumatera Selatan periode 2013-2018, saat ini Aswari telah menjabat sebagai Bupati Lahat selama dua periode.
Mengamati dan melihat track record Kak Wari selama menjadi bupati lahat Sumatera Selatan
Aswari bukanlah nama baru di Sumatera selatan, selama dua periode beliau telah memimpin suatu wilayah di Sumatera selatan yaitu Kabupaten Lahat. Beliau telah memimpin Kabupaten Lahat selama dua periode, dan sekarang masih memimpin Lahat sampai dengan tahun 2018 mendatang. Untuk urusan karier politik, Kak Wari ini pada mulanya tercatat sebagai kader partai golongan Karya, dengan jabatan yang cukup prestige yaitu bendahara DPD Sumatera selatan. Namun, pada tahun 2014 beliau keluar dari Golkar dan masuk ke partai Gerinda pimpinan Prabowo Subianto. Saat ini telah muncul berita bahwa Aswari akan maju menjadi bakal calon gubernur Sumatera Selatan menggantikan Alex Noerdin.
Melihat peluang Kak Wari menang menjadi gubernur Sumatera Selatan
Pada intinya semua bakal calon pasti memiliki peluang untuk menang menjadi Gubernur Sumatera Selatan, yang menjadi persoalan ialah seberapa besar peluang itu dimiliki oleh masing-masing pasangan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan salah satu yang cukup penting ialah partai pengusung, jika bakal calon tersebut diusung oleh partai besar dan bonafit tentu peluangnya akan menjadi lebih besar, walaupun tidak hanya sebatas pada partai pengusung saja, melainkan kapabilitas, popularitas, dan kemampuan dari pasangan itu juga ikut berperan besar untuk menentukan peluang memenangkan Pilkada pada tahun 2012 nanti.
http://ift.tt/2a5sthP
Tidak ada komentar:
Posting Komentar